I. PENDAHULUAN
Teknologi pendidikan lebih merupakan suatu disiplin ilmu terapan yang berkembang oleh adanya kebutuhan dilapangan yaitu kebutuhan untuk belajar secara efektif, efisiens, luas, banyak, cepat dan sebagainya. Seperti halnya paada pengajaran bahasa arab dengan menggunakan tekhnologi audio visual yang mana merupakan cara memproduksi dan menyampaikan bahan dnegan menggunakan peralatan dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
Pengajaran bahasa arab dengan menggunakan media teknologi audio visual akan lebih memudahkan proses pengajaran, karena pengajaran akan lebih jelas dan dapat dipahami oleh peserta didik ketika dilengkapi dengan peralatan audio visual yang emmungkinkan dapat memproyeksikan gambar hidup, pemutaran kembali suara dan penayangan ini akan diperjelas lagi pemanfaatan audio visual pada penagjaran bahasa arab.
II. PERMASALAHAN
1. Pengertian media Audio Visual
2. Pemanfaatan media audio visual
III. PEMBAHASAN
A. Pengertian media audio visual
Kata media berasal dari bahasa latinm medius yang secara harfiah berarti “tengah” “perantara” atau pengantar. Dalam bahasa arab pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Dari definisi-definisi tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian media merupakan suatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan dan penawaran audien (siswa) sehingga mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya[1].
Sedangkan media audio berkaitan dengan indera pendengar, dimana pesan yang disampaikan dituangkan dalam lambing-lambang auditif, baik verbal( ke dalam kata-kata atau bahasa lisan) maupun non verbal[2]. Kemudian media visual merupakan media yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan, dimana pesan dituangkan melalui lambang atau simbol-simbol komunikais visual. Menurut Arief S. Sadiman 91986) symbol-simbol tersebut harus dipahami benar, artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisiens. Selain fungsi umum tersebut secar khusus visual juga berfungsi pula untuk menarik perahtian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasai fakta yang mungkin akan cepat dilakukan[3].
B. Pemanfaatan media audio visual dalam pengajaran bahasa arab
Media pendidikan dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pengajaran yang gilirannya diharapkan mempertinggi hasil belajar yang hendak dicapai. Ada beberapa alasan mengenai media pembelajaran berkenaan dapat mempertinggi proses belajar siswa, berkenaan tentang manfaat media pengajaran yaitu pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga adapt menumbuhkan motivasi belajar, bahkan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat dipahami dan dikuasai siswa, metode pengajaran akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal. Kemudian pengajaran dapat mempertinggi proses dan hasil belajar yang berkenaan dengan taraf piker siswa[4].
Adapun pemanfaatan media audio visual dalam pengajaran bahasa arab itu dikarenakan tidak semua berada atau kegiatan seseoramh yang diungkapkan dengan bahasa dapat diperlihatkan atau dilakukan didalam kelas, adanya daya tangkap dan daya ingat seseorang tidak semu, dan juga karena indra manusia saling mendorong satu sama lian dalam proses belajar, maka seornag guru yang menerangkan suatu benda atau melukiskan suatu kegiatan dengan alat-alat yang biasa dapat didengar atau dilihat, tidak seluruhnya tata bunyi bahasa arab yang dipelajari sama dengan bahsa pelajar yang tidak meungkin mengajarkan kemahiran berbahasa secara efisiens dalam suatu kelas yang jumlahnya pelajarnya banyak, bahkan akan melelahkan sekali bagi pengajar. Dengan demikian alat-alat audio visual sangat efektif dan efisien dalam membantu pelaksanaan pengajran kemahiran berbahsa disamping mengurangi kelebihan pengajar[5].
Mavam-macam alat Bantu audio visual sesuai dnegan namanya dibagi kepad 3 bagian yaituu (1). Alat peraga yuang bisa didengar, (2). Alat peraga yang bisa dilihat, (3). Alat peraga yang bisa dilihat dan didengar.
Selanjutnya uraian berikut ini mengandung petunjuk-petunjuk pemanfaataan penggunaan alat-alat audio, pemanfaatan alat-alat visual dan pemanfaatan alat-alat audio visual:
a. Pemanfaatan penggunaan media audio dalam pengajaran bahasa
Prinsip pengertian bahsa sebgai alat komunikasi yang mempergunakan bunyi-bunyi bahasa, juga dapat dianggap sebagai pendorong waktu menggunakan alat-alat mekanik. Sebab menurut kenyataan bila seseornag mempelajari bahasa itu, kemahiran yang leih dahulu dipelajri adalah mendengar dan berbicara sebelum kemahiran membaca dan menulis. Oleh karena itu lat-alat yang dipergunakan untuk pengajaran bahasa arab dalam kemahiran berbicara dan mendengar sebagai berikut:
- Labolatorium bahasa
Labolatorium bahasa merupakan suatu alat bantudalam pengajaran bahasa arab. Dengan perkataan lain, ia tidak menggantikan fungsi guru. Oleh karena itu, pengajaran bahasa tetap dimulai didalam kelas, kemudian dikembangkan dan dipraktekan didalam labolatorium. Untuk labolatorium bahasa harus diseiakan ruangan tersendiri untuk maksud latihan-latihan bahasa. Penggunaan labolatorium didasarkan atas asumsi bahasa kemahiran mendengar dan berbicara dilakukan sebelum memberikan palajaran kemahiran membaca dan menulis. Jika dilakukan didalam kelas, kemahiran mendnegar dan berbicara sangat terbatas latihan-latihannya sehingga untuk itu perlu dicarikan jalan lain, yaitu dengan jalan latihan-latiohan yang dilakukan dilabolatorium. Oleh karena itu, manfaat labolatoirum bahasa dapat disimpulkan sebgai berikut:
Ø Efisiensi waktu,karena kesempatan latihan berbahsa dapat srempak dilakukan oleh setiap siswa pada wakltu yang sama tanpa menunggun giliran orang lain dalam latihan berbicara seperti jika dilakukan dikelas.
Ø Labolatorium memungkinkan usatu latihan yang intensif dan efektif dari pada didalam kelas.rekaman-rekaman suara yang baik dan berbagai tingkatan dan jenis penutur asali dapat dipergunakan melalui labolatorium.
Ø Hamper semua sasaran pokok dari tujuan pengajaran bahasa dapat dilakukan dilabolatorium[6].
Ø Latihan-latihan labolatorium memungkinkan untuk segera mengadakan koreksi, baik koreksi yang dilakukan oleh siswa sendiri ataupun oleh guru terhadap siswa secara individual tanpa mengganggu siswa yang lainnya.
- Phonograph record
Penggunaan yang umum phonograph record adalah untuk mendengarkan lagu-lagu. Alat ini diciptakan lebih dahulu dari pada tape recorder, tapi keduanya hamper sama penggunaannya, yaitu:
- Untuk menyanyikan lagu
- Untuk menambah kosa kata/mufradat baru
- Untuk suatu dialog yang akan dihafalkan
- Apreasi karya-karya satra dalam bahasa arab
- Untuk imla’
Manfaat menggunakan phonograph record disbanding dnegan program radio antara lain sebgai berikut:
- Dapat dihentikan setiap waktu bila dianggap perlu, misalnya untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan, diskusi atau memberikan ulasan.
- Bisa siulang kembali
- Dapat diputar bila dianggap perlu sewaktu-waktu
- Bahan pelajaran yang akan diberikan bisa didengarkan terlebih dahulu dan dievaluasi
- Alat ini dapat digunakan untuk mengalihkan kembali siaran radio atau rekamn suara pelajar[7].
- Radio
Dewasa ini hamper setiap rumah memiliki pesawat radio. Oleh karena itu setiap program pengajaran melalui radio akan dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang berminat untuk mengikutinya. Satu hal yang sangat menggembirakan dewasa ini adalah semakin banyak radio amatir khusunya yang bisa diasah oleh universitas dan lembaga pendidikan lainnya, sehingga program pengajaran melalui radio ini dapat membantu peminat-peminat pelajaran bahasa. Pengajaran bahasa arab melalui radio dapat pula berupa dialog, lagu,lagu, sandiwara radio, siaran soal-soal kebudayaan dan pembacaan syair.
- Tape recorder
Alat ini merupakan alat yang efektif untuk pengajaran bahasa arab. Banyak bahan-bahan lkuliah yang akan bisa direkam dan dimanfaatkan sebagai refrensi. Adapun penggunaan tape recorder untuk kelebihan-kelebihan sebagai berikut:
Ø Mendengar dan mengulang
Ø Latihan-latihan percakapan
Ø Latihan menyimak
Ø Pemahaman dengan pendengaran
Ø Dikte (imla)
Ø Karangan lisan, latihan-latihan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan pelajar dalam mengutarakan fikiran dan perasaannya secra lisan[8].
b. Pemanfaatan visual dalam pembelajaran bahasa
Sebagaimana halnya media yang lainnya media visual berfungsi ubtuk menyalurkan pesan daari sumber penerima pesan. Saluran yang dipakai untuk menyangkut indera penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam symbol-simbol komunikasi disimbol-simbol tersebut perlu dipahami benar artinya agar proses penyampain pesan dapt berhasil efoisisen., selain derhana dan mudah pembuatannya media visual termasuk media yang relative murah ditinjau dari segi biaya[9].
Keterangan berikut ini adalah mengenai cara-cara penggunaan sebagian alat-alat visual yang menganngap perlu untuk digunakan dalam pelajaran bahasa arab diantaranya yaitu:
- Gambar-gambar
Kata gambar mencakup segala macam lukisan untuk suatu penyajian pengajaran bahasa. Biasanya lukisan yang dipakai dalam text book sebgai ilustrasi tidak diperlukan lukisan yang indah. Gamnar yang indah belum tentu menjamin dapat membantu dalam memahami bahsa berupa gambar-gambar yang terdiri dari garis-garis belaka. Lukisan yang indah baru diperlukan untukk pelajaran-pelajaran yang mengenai kebudayaan. Untuk memperoleh gambar-gambar yang indah biasanga dengan menggunting gambar-gambar yang terdapat pada majalah, surat-surat kabar dan buku-buku.
- Flash card
Alat ini dapat dibuat dari karton dengan ukuran 18x16 inci. Pada flsh card terdapat ganmbar, kata-kata sebuah ungkapan atau kalimat yang biasa dipaki dnegan falsh card adlaah topic-topik yang mengenai alat-alat rumah tangga , binatang, buah-buahan, pakaian dan anggota keluarga dan sebagainya. Kartu-kartu hendaknya disimpan sesuai dengan kelompoknya agar dapat dipergunakan dimana perlu untuk ulangan, latihan dan sebagai titik pelajaran selanjutnya.
Latihan-latihan yang perlu dipergunakan dengan gflash card yaitu:
- Kosakata yaitu kata arab disatu sisi dan tejemahannya disisi lainnya, atau hanya gambar saja, dan sisw amampu mengucapkan kata, ungkapan atau kalimat mengenai gambar tersebut
- Bentuk kata kerja yang dapat dikaitkan dengan latihan menyempurnakan kalimat
- Kata benda mufradat, mutsanna dan jama’, Mudzakar/ muanast
- Preposisi yang tepat untuk suatu kalimat.
- Flannel board
Sesuai dengan namanya alat ini dibuat dari kata flanned yang berwarna hitam atau biru dipasang didinding atau digantung pada dua buah kayu bagian atas dan dibagian bawah. Gambar-gambar yang akan dipasang pada kain flannel, bagian belakangnya diberi zat yang berfungsi perekat. Dlaam pelajaran bahasa kain flannel dapat dipergunakan dengan baik sekali untuk meningkatkan kosa kata.
c. Pemanfaatan audio visual dalam pembelajaran bahasa
Gambar hidup ( motion pictures) suatu alat yang sangat popular ini untuk pengajaran ilmu pengetahuan. Home economics, dan ketrampiilan, ialah gambar yang sering disebyt film. Oleh karena ini film juga berfungsi menghibur, maka ia kana menjadi alat yang sangat menarik sekali baik bagi anak-anak maupun bagi orang yang telah dewasa. Manfaat film dlam pengajaran bahasa yaitu:
Ø Menarik perhatian karena dapat di lihat dan di dengar.
Ø Gerakan, suara, dan adakalanya warna akan lebih meningkatkan kenyataan.
Ø Film memperluas pandangan pelajaran, ia melebihi buku-buku dalam memberikan gambaran suatu peristiwa.
Ø Film memberikan pengalaman yang lebih besar kepada sesama belajar[10].
IV. KESIMPULAN
Media audio visual nerupakan suatu yang bersifat mengalirkan pesan dan dapat merangsang pikiran, persaan dan kemahiran para siswa baik melalui pesan yang ditunjukkan dalam lambing-lambang auditii maupun dalam melalaui lambing atau symbol komukasi siswa.
Macam-macam alat abantu audio visual sesu dengan namnya dibagi menajdi 3 bagian yaitu alat perga yang bisa didengar, alat peraga yang bisa didilihat dan aalat peraga yang bisa dilihat dan didengar.
Adapun macamnya pemanfaatan media audio yaitu seperti adanya labolatorium bahasa, phonohgraph record, radio, dan tape record. Kemudian pada pemanfaatannya media visual itu seperti adanya gambar-gambar, flash card dan flannel board. Ddan pada media audio visual yaitu seperti film yang kesemuannya itu dapat digunakan dalam pengajaran bahasa arab.
V. PENUTUP
Demikianlah makalah yang saya buat apabila terdapat kesalahan dalam penulisan makalah ini, saya mohon maaf yang sebesar-bearnya dan kami juga mengahrapkan kritik dan saran yang membangun sehingga saya dapat memperbaikai pembuatan maklalah selanjutnya yang lebih baik terima kasih.
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Aziz, Arsyad. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Persada.
Malibary, Akrom, dkk. 1976. Pedoman pengajaran bahasa arab pada perguruan tinggi agama islam. Jakarta: DEPAG RI.
Sudiman, Arief S, , dkk.2003. Media pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo.
Syukur, Fatah. 2008. teknologi Pendidikan. Semarang: Rasail.
Usman, Asnawir Basyirudin. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers.
[1] Arsyad Aziz, Media Pembelajaran, ( Jakarta: PT. Persada, 2003), hlm. 1.
[2] Asnawir Basyirudin Usman, Media Pembelajaran, ( Jakarta: Ciputat Pers, 2002), hlm. 83.
[3] Ibid, hlm. 33.
[4] Fatah Syukur, teknologi Pendidikan, ( semarang: Rasail, 2008), hlm. 120.
[5] Akrom Malibary, dkk. Pedoman pengajaran bahasa arab pada perguruan tinggi agama islam, ( Jakarta: DEPAG RI, 1976), hlm. 192.
[6] Ibid,hlm. 196.
[7] Ibid, hlm. 199.
[8] Ibid, hlm. 200.
[9] Arief S, Sudiman, dkk. Media pendidikan pengertian, pengembangan dan pmenafaatannya, ( Jakarta: Raja Grafindo, 2003), hlm. 28.
[10] Ibid, hlm. 105.